Situr Togel Online terpercaya, bisa langsung anda akses di TOTOCC

Departemen Kehakiman memperdebatkan apakah akan mengizinkan FBI untuk memantau pencarian dokumen rahasia di rumah Presiden Biden, tetapi akhirnya memutuskan untuk tidak melakukannya, menurut laporan Selasa di Jurnal Wall Street.

Tiga kumpulan dokumen rahasia ditemukan di properti Biden dalam beberapa bulan terakhir: satu di Penn Biden Center di Washington, DC dan dua di propertinya di Wilmington, Delaware. Tetapi FBI tidak hadir saat dokumen ditemukan, dan tidak ada penggerebekan yang dilakukan, menurut sumber yang mengetahui masalah tersebut Jurnal adalah karena pengacara Biden menyerahkan dokumen dengan cepat dan terus bekerja sama dengan Departemen Kehakiman dalam penyelidikan.

Sumber menambahkan bahwa DOJ ingin membuka kemungkinan menggunakan FBI jika pengacara Biden tidak bekerja sama saat penyelidikan berlanjut.

BEBERAPA PEJABAT TOP GEDUNG PUTIH BEKERJA UNTUK BIDEN DI THINK TANKNYA, TEMPAT DOC KLASIFIKASI DITEMUKAN

Dokumen rahasia Presiden Biden diserahkan oleh pengacaranya.
(Anna Penghasil Uang)

Departemen Kehakiman dilaporkan khawatir bahwa keterlibatan FBI dalam proses menyerahkan materi rahasia dapat mempersulit kemampuannya untuk mengeksekusi surat perintah penggeledahan atau dokumen panggilan pengadilan jika diperlukan nanti dalam penyelidikan. Dokumen tersebut malah diserahkan oleh penasihat senior Biden, Richard Sauber, yang memiliki izin keamanan.

Departemen Kehakiman memulai penyelidikannya terhadap Biden setelah sejumlah dokumen ditemukan di Penn Biden Center pada November, yang kemudian terungkap pada Januari melalui laporan media. Jaksa Agung Merrick Garland meluncurkan penyelidikan penasihat khusus setelah terungkap pada Januari bahwa dokumen rahasia tambahan dari Biden ditemukan.

Robert Hur, mantan jaksa di pemerintahan Trump, akan memimpin penyelidikan, yang akan dimulai akhir bulan ini.

HUNTER BIDEN, CHINA, DOKUMEN RAHASIA: MISTERI BERPUTAR DI SEKITAR PENN BIDEN CENTER

Departemen Kehakiman mempertimbangkan, tetapi memutuskan untuk tidak menggunakan FBI saat menyelidiki Presiden Biden karena memiliki dokumen rahasia.

Departemen Kehakiman mempertimbangkan, tetapi memutuskan untuk tidak menggunakan FBI saat menyelidiki Presiden Biden karena memiliki dokumen rahasia.
(Gambar Langsung untuk Fox News Digital)

Investigasi penasihat khusus terhadap Biden diluncurkan hanya beberapa bulan setelah penyelidikan serupa terhadap mantan Presiden Donald Trump, yang menyimpan dokumen rahasia di properti Mar-a-Lago miliknya di Florida. Dalam kasus itu, FBI menggerebek properti Trump setelah agensi mencurigai ada lebih banyak dokumen daripada yang diyakini sebelumnya berdasarkan wawancara dan negosiasi yang gagal untuk menyerahkannya. Trump mengklaim dia tidak melakukan kesalahan dalam masalah ini.

DOKUMEN RAHASIA YANG DITEMUKAN DI GARASI BIDEN MEMBAWA FOKUS BARU PADA PENOLAKAN UNTUK MEMBERIKAN LOG PENGUNJUNG DELAWARE

Petugas penegak hukum setempat terlihat di depan rumah mantan Presiden Donald Trump di Mar-A-Lago di Palm Beach, Florida pada 9 Agustus 2022.

Petugas penegak hukum setempat terlihat di depan rumah mantan Presiden Donald Trump di Mar-A-Lago di Palm Beach, Florida pada 9 Agustus 2022.
(GIORGIO VIERA/AFP melalui Getty Images)

KLIK DI SINI UNTUK MENDAPATKAN APLIKASI FOX NEWS

Departemen Kehakiman telah bekerja untuk menjaga kedua penyelidikan terpisah, Jurnal dilaporkan.

Gedung Putih menekankan bahwa kasus Biden berbeda karena timnya bekerja sama dengan DOJ dan Arsip Nasional, sementara tim Trump menolak permintaan untuk menyerahkan dokumen rahasia. Gedung Putih tidak mengungkapkan bahwa kumpulan dokumen rahasia tambahan ditemukan di properti Biden setelah berita tentang pemulihan pertama tersiar.

SUMBER / SOURCE

Situs Bandar Togel Online Terpercaya bisa anda akses langsung di TOTOCC, TOTOCC adalah situs bandar togel dengan pasaran togel terlengkap. Anda bisa bermain langsung dan melihat hasil langsung dari togel hari ini hanya di TOTOCC.COM.